jump to navigation

Tengku Syukri, Sang Pelestari Penyu Belimbing November 18, 2007

Posted by andry6 in Sosial dan budaya.
trackback

hk.jpg

Ada kemauan pasti ada jalan. Itulah moto hidup yang dipegang Tengku Syukri, pelestari penyu belimbing di Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam. Meski hanya mendapat pelatihan singkat di Kepulauan Seribu, Jakarta, beberapa waktu silam, ia berhasil melestarikan binatang langka tersebut.

Penyu belimbing (dermochelys coriacea) adalah salah satu dari tujuh spesies penyu yang ada di dunia. Karena ulah manusia dan faktor alam, keberadaan penyu belimbing makin berkurang. Kondisi itu membuat hati Syukri tergerak membudidayakan penyu belimbing di kediamannya di Pulo Aceh, sekitar sejam perjalan dari Banda Aceh.

Syukri mencurahkan perhatian sepenuhnya kepada penyu belimbing sejak dalam telur. Kerja keras Syukri tidak sia-sia. Dari puluhan, jumlah penyu yang dirawat Syukri kini mencapai ratusan.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari keahlian Syukri memberi penjelasan pentingnya pelestarian penyu belimbing kepada masyarakat, terutama nelayan. Padahal sebelumnya warga sekitar memburu penyu. Namun, mereka saat ini justru membantu pelestariannya. Begitu pula Yayasan Solidaritas Aceh.

Penyu belimbing membuat Syukri kembali bergairah menjalani kehidupan setelah anak serta istrinya tewas dalam musibah Tsunami pada 26 Desember 2004. Ia berjanji akan terus berjuang melestarikan binatang kesayangannya itu. Syukri berharap banyak orang peduli terhadap penyu belimbing sehingga hewan itu bisa hidup hingga akhir zaman tanpa terusik ulah manusia.(RMA/Mukhtarudin Yakob)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: